Tak Terkalahkan di Kandang

       PSPK Kota Pasuruan kembali meraih poin penuh di kandang. Dalam lanjutan liga nusantara, kemarin (15/6) di Stadion Untung Suropati Kota Pasuruan, PSPK menghajar Samudra Indonesia Jember dengan skor 3-1.

Kota Pasuruan dan SMAN 3 Menyongsong LSS Tingkat Nasional

           Setelah melakukan perjuangan cukup panjang, akhirnya Kota Pasuruan terpilih sebagai delegasi Lomba Lingkungan Sekolah Sehat (LSS) Jawa Timur di tingkat nasional. Sejak Senin (9/06), SMAN 3 Pasuruan berikut seluruh kegiatan UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) di Kota Pasuruan dinilai secara komprehensip oleh tim penilai dari pusat.

Kejar-kejaran saat Razia Anjal dan Gepeng

          Anak jalanan (anjal) dan gelandangan yang kian marak di sudut Kota Pasuruan sering dikeluhkan warga. Selain sering membuat tak nyaman pengguna jalan, tak jarang anjal tersebut berlaku nakal. Agar tak bertambah, razia pun sering lakukan. Seperti kemarin misalnya, Satpol PP Kota Pasuruan menggelar razia rutin. Aksi kejar-kejaran pun sempat terjadi saat aparat penegak perda memburu anjal.

Kota Pasuruan Raih Adipura Kelima

Boyong Empat Adiwiyata dan Pengelolaan TPA Terbaik Nasional

            Kota Pasuruan meraih penghargaan Adipura untuk kali kelima. Tak hanya itu, ada juga empat Adiwiyata Nasional untuk SMAN 4 Pasuruan, SMPN 5 Pasuruan, SDN Pekuncen Pasuruan, SDN Tapaan 1 Pasuruan dan Pengelolaan Tempat Penampungan Akhir (TPA) terbaik tingkat Nasional.

Wakili Jatim di Tingkat Nasional

      Prestasi membanggakan diraih SMAN 3 Kota Pasuruan. Sekolah ini mendapat kehormatan mewakili Provinsi Jawa Timur ke tingkat nasional, dalam Lomba Sekolah Sehat Nasional.

Di tambah Area Refleksi-Merpati

Pemkot Pasuruan, terus berupaya menambah dua fasilitas di alun-alun setempat. Berupa area refleksi kaki yang terdiri atas kerikil-kerikil dan sangkar merpati. Tujuannya, agar masyarakat makin nyaman ketika berada di alun-alun.

            Dua fasilitas anyar itu, dianggarkan Rp 40 juta. “Kami memang berencana menambah sejumlah fasilitas di alun-alun. Semua fasilitas itu untuk mendukung kenyamanan warga yang berkunjung ke alun-alun,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Pasuruan, Dwi Fitri Nurcahya.

            Sedangkan, menurut Kepala Bidang Pertamanan Sunarno, penambahan area refleksi kaki itu berupa jalan setapak berisi kerikil. Rencana penambahan fasilitas itu, kata Sunarno, akan dilaksanakan pada tahun depan dengan anggaran Rp 40 juta dari APBD. “Lokasinya ada di sekitar air mancur dan kolam ikan di sana. Nanti bentuknya melingkar,” ujarnya. Sedangkan, sangkar burungnya akan diletakkan di tiap ujung alun-alun. Jumlahnya 4 unit. (Radar Pasuruan)