Dispendik Siapkan Sanksi

Untuk Sekolah Negeri yang Tarik Biaya PSB

            Jelang masa penerimaan siswa baru (PSB), Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Pasuruan me-warning tiap lembaga sekolah negeri di wilayahnya untuk tak menarik biaya sepeser pun. Bila ada lembaga sekolah yang melanggar, Dispendik pun bakal tak segan memberikan sanksi.

            Penegasan itu disampaikan oleh kepala Dispendik setempat Subandrio. Menurutnya, seperti tahun-tahun sebelumnya, PSB untuk sekolah negeri (mulai jenjang SDN, SMPN, SMAN dan SMKN) di Kota Pasuruan tahun ini terbebas dari segala jenis pungutan.

            “PSB tahun ini tetap sama dengan tahun sebelumnya, tidak ada pungutan atau biayanya. Karena komitmen Pemkot melalui dinas, biaya pendaftarannya digratiskan,” tegas Subandrio.

            Dijelaskan Subandrio, khusus untuk PSB, Pemkot telah mengalokasikan anggaran khusus . tahun ini Pemkot telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 30 juta Dari APBD untuk memfasilitasi siswa yang mendaftar di sejumlah lembaga pendidikan negeri.

            Alokasi anggaran Rp 30 juta itu sendiri dijelaskan Subandrio untuk beberapa kebutuhan. Mulai dari sosialisasi, pengadaan alat tulis kantor (ATK), transportasi dan akomodasi. Ada juga alokasi untuk honor kepanitiaan di internal Dispendik setempat.

            Selain itu, ada juga alokasi penggunaan dana dari masing-masing sekolah, akan tetapi, nilai antara satu sekolah dengan yang lain jumlahnya tak sama. Tergantung kebutuhan dan rata-rata berasal dari dana bantuan operasional sekolah (BOS).” Peruntukan dananya sudah jelas, sesuai kebutuhan yang ada di lapangan,” jelas Subandrio.

            PSB di Kota Pasuruan sendiri mulai dibuka pada 1-6 Juli mendatang. Bila disinyalir masih ada sekolah negeri yang melakukan penarikan untuk PSB, maka Dispendik pun di jelaskan Subandrio tak akan ragu menjatuhkan sanksi bagi sekolah tersebut.

            “Bila nantinya ada penarikan, pastinya kepala sekolah bersangkutan orang pertama yang akan kami sanksi. Tentu, sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku,” terang Subandrio. (Radar Pasuruan)

 

 

PSB copy

 

 

 

 

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply