Baru Bisa Optimalkan Wisata Religi

          Potensi wisata religi yang ada di Kota Pasuruan nampaknya masih jadi perhatian serius oleh pemkot setempat. Porsi anggaran untuk wisata religi pun menelan anggaran yang lebih besar.

            Hal itu diungkapkan kepala Dinas Pariwisata, Olahraga dan Budy (Disporabud) setempat Mahbub Effendi.”seperti sebelumnya, tahun ini untuk pariwisata kami tetap fokus pada wisata religi,” jelasnya.

            Selain fokus menggarap wisata religi, Disporabud juga konsentrasi pada pelaksanaan sejumlah event  wisata di Kota ini, kami juga mengadakan event wisata yang rutin di gelar di tiap tahunnya. Pastinya akan tetap dipertahankan, “ ucapnya.

            Sementara untuk wisata lainnya, seperti wisata bangunan bersejarah, serta potensi wisata pesisir sejauh ini belum bisa dioptimalkan keberadaannya. Menurut Mahbub butuh anggaran yang lumayan besar untuk mengoptimalkan sejumlah potensi wisata yang ada.

            Besarnya anggaran itu sendiri dijelaskan Mahbub sulit ter cover di APBD secara keseluruhan. Dijelaskan Mahbub, tahun ini untuk menunjang wisata setempat, pemkot menganggarkan Rp 500 juta.

            Alokasi anggaran itu memang naik bila dibanding tahun sebelumnya. Namun, menurut Mahbub, belum bisa meng-cover semua potensi wisata yang ada. “ Itu (anggaran) dipergunakan untuk semua kegiatan wisata yang ada, dibandingkan tahun lalu hanya naik Rp 50 juta saja. Sedangkan agenda wisata besar lainnya, diupayakan ke pusat (APBN),” jelas Mahbub. (Radar Pasuruan)

 

 

 

You can leave a response, or trackback from your own site.

One Response to “Baru Bisa Optimalkan Wisata Religi”

  1. agil says:

    semoga pasuruan  seperti pasuruan dulu menjadi pusat ibukota Plat N(kerasidenan),..pusat..perdagangan,bisnis,.pariwisata…
    tetap kembangkan wisata2 di pasuruan,dan kenalkan wisata tempo dulu kejayaan pasuruan,,saluut sama pemerintah sekarang..lanjutkan…

Leave a Reply