Nelayan Berharap Punya TPI

          Meski sering menjadi daerah penghasil ikan, nelayan di Kota Pasuruan masih nelangsa. Sejauh ini banyak nelayan yang terpaksa menjual hasil tangkapan laut ke tengkulak. Ini disebabkan karena di Kota Pasuruan tak ada tempat pelelangan ikan (TPI) yang layak.

Anggarkan Rp 190 Juta

          Verifikasi Kota Sehat (Swastisaba) yang diperkirakan dilaksanakan pada April tahun 2015 mendatang. Saat ini sudah mulai dipersiapkan oleh Pemkot Pasuruan sebelum juri memverifikasi ke daerah. Pemkot pun menyiapkan anggaran ratusan juta rupiah.

Setengah Miliar untuk Belasan Warning Lamp

          Dinas Perhubungan Komuniasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kota Pasuruan menambah pengadaan lampu peringatan (warning lamp) di beberapa titik yang dianggap rawan terjadi kecelakaan lalu lintas. Sekitar 14 titik di ruas jalan Kota Pasuruan yang ditambahkan warning lamp tersebut sebagai pemberi isyarat agar pengemudi berhati-hati. Dana yang dikeluarkan pun cukup besar karena lebih dari setengah miliar.

Klaim Jumlah PKL Kota Stagnan

Hingga 2014 Tercatat Ada 2004 pedagang

          Pedagang kaki lima (PKL) di Kota Pasuruan diklaim Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), jumlahnya stagnan. Sejak didata mulai tahun 2012 silam, jumlah PKL hingga tahun ini tak bertambah signifikan. Sampai saat ini jumlah pedagang masih di angka 2004 pedagang.

Honor RT dan RW Bisa Naik Lagi

Pemkot Masih Terbentur Anggaran Pilkada

            Awal Nopember lalu, honor ketua RT dan RW di Kota Pasuruan sudah dinaikkan menjadi Rp 125 ribu. Honor tersebut bisa jadi naik lagi karena Pemkot sedang mengupayakan. Jika memang anggaran mencukupi, kenaikan honor ini bisa mencapai Rp 200 ribu.

Tambah Lagi Peralatan RPH

        Pemkot Pasuruan berencana menambah peralatan di rumah potong hewan (RPH) Blandongan. Rencana tersebut dimaksudkan untuk menarik minat investor mengelola fasilitas tersebut. Tak tanggung-tanggung, nilai yang dialokasikan untuk menambah peralatan itu mencapai Rp 400 juta.