Ubah Tanah Bengkok Jadi Hutan Kota

Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Pasuruan bakal terus ditambah. Di akhir tahun ini, Dinas Pertanian Kehutanan Kelautan dan Perikanan (DPKKP) Kota Pasuruan menargetkan membangun empat hutan kota di Gadingrejo, Krampyangan, dan Karangketug  dengan total area seluas 9 hektare. Lahan yang bakal digunakan untuk hutan kota ini  adalah tanah bengkok milik Pemkot Pasuruan.

Moto Baru Lebih Bersemangat

Pasuruan Kota Bhakti Resmi Jadi Slogan Baru

            Peresmian Moto Pasuruan Kota Bhakti di GOR Untung Surapati tadi malam berlangsung meriah. Beragam atraksi seni ditampilkan untuk menggambarkan lebih detail tentang lahirnya Pasuruan Kota Bhakti (Beriman, Hijau, Aman, Kreatif dan Indah).

Moto Pasuruan Kota Bhakti Disosialisasikan Terbuka

          Pemkot Pasuruan mulai gencar melakukan sosialisasi moto Pasuruan Kota Bhakti.Saat ini, lembaran Surat Keputusan Walikota sudah digandakan dalam jumlah besar untuk disebarluaskan ke kalangan RT dan RW se-Kota Pasuruan. Selain itu, juga disosialisasikan melalui spanduk dan baliho di beberapa jalan strategis kota.

Minim, Petani Garam Gunakan Geo Isolator

          Masih banyak petani garam di Kota Pasuruan yang belum menggunakan geo isolator (terpal) sebagai alas. Inipun menjadi perhatian bagi Dinas Pertanian Kehutanan Perikanan Kelautan (DPKKP) setempat. Pasalnya, dengan masih rendahnya jumlah petani garam yang menggunakan sistem geo isolator, produksi garam di Kota Pasuruan bakal stagnan dan hanya mengandalkan keberuntungan lewat musim saja.

Pemkot Mulai Kelola Area Pemakaman

Pengembang Perumahan Diwajibkan Sediakan Lahan

          Pemkot Pasuruan mulai merancang tata kelola area pemakaman termasuk menjadikan pengelolaan makam ke dalam raperda. Bahkan, di dalamnya bakal memasukkan pengembang perumahan harus ikut menyediakan lahan untuk pemakaman. Itu, karena semakin bertambahnya penduduk, maka semakin bertambahnyapula area pemukiman dan sarana prasarana lainnya.

Relokasi PKL Siap Tahun Depan

Tinggal Pasang Rolling Door

            Rencana menata pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Kebonagung, Kota Pasuruan, bakal terealisasi pertengahan tahun 2015. Saat ini pembangunan eks gedung badminton sebagai tempat relokasi  PKL sudah rampung.