Puskesmas Dapat Kucuran Rp 2,5 M

      Dana Alokasi Khusus (DAK) yang didapat Pemkot Pasuruan juga akan digelontorkan untuk bidang kesehatan. Besarannya di tahun ini mencapai Rp 2,5 miliar. Rencananya, DAK tersebut digunakan untuk perbaikan sarana dan prasarana di sejumlah Puskesmas di Kota Pasuruan.

Jadi Skala Prioritas Wisata

        Pemkot Pasuruan bersikukuh adanya Tol Gempol Pasuruan tak akan mempengaruhi pembangunan Jalur Lingkar Utara (JLU). Keyakinan itu muncul karena Pemkot beralasan JLU bisa dijadikan sektor Pariwisata dan bisa menjadi potensi baru.

Petik Laut Tradisi Bijak Masyarakat Pesisir

          Dalam setiap even tahunan di Kota Pasuruan ada beberapa peristiwa yang selalu dipadati masyarakat karena even itu digali dari lingkungan mereka sebagai bagian dari kearifan lokal (local genius). Apapun bentuk atraksi dan ritualitas tardisi yang disajikan selalu mendapat penghormatan dan apresiasi masyarakat sebagai satu bentuk mengenang tradisi bijak nenek moyang.

Nelayan Kota Pasuruan Gelar Petik Laut

Wujud Syukur dan Doa Bersama untuk Kesejahteraan Masyarakat Pesisir

          Masyarakat nelayan di wilayah laut Kota Pasuruan masih menjunjung tinggi tradisi leluhurnya. Kemarinya (17/03), mereka kembali menggelar pesta “Petik Laut”.

Tanpa Revitalisasi, Operasional Besar

         Rencana revitalisasi Pasar Besar Pasuruan memang masih tarik ulur. Namun, Pemkot Pasuruan bersikukuh bahwa Pasar Besar memang harus direvitalisasi. Sebab, dengan kondisi pasar seperti sekarang, beban operasional tinggi sehingga pengeluaran membengkak.

DAK Rp 5 M untuk Perbaikan Jalan

          Dana Alokasi Khusus (DAK) yang di dapat Kota Pasuruan juga bakal dialokasikan untuk pemeliharaan jalan raya. Di tahun ini, setidaknya ada Rp 5 miliar dari DAK yang akan ditujukan untuk perbaikan jalan.